Pelayanan Berfokus pada Pasien
PAB — Pelayanan Anestesi dan Bedah
14 standar · 38 elemen penilaian
Gambaran umum
Tindakan anestesi, sedasi, dan intervensi bedah merupakan proses yang kompleks dan sering dilaksanakan di rumah sakit. Hal tersebut memerlukan:
- a.Pengkajian pasien yang lengkap dan menyeluruh;
- b.Perencanaan asuhan yang terintegrasi;
- c.Pemantauan yang terus menerus;
- d.Transfer ke ruang perawatan berdasar atas kriteria tertentu;
- e.Rehabilitasi; dan
- f.Transfer ke ruangan perawatan dan pemulangan.
Anestesi dan sedasi umumnya merupakan suatu rangkaian proses yang dimulai dari sedasi minimal hingga anastesi penuh.
Tindakan sedasi ditandai dengan hilangnya refleks pertahanan jalan nafas secara perlahan seperti batuk dan tersedak.
Karena respon pasien terhadap tindakan sedasi dan anestesi berbeda-beda secara individu dan memberikan efek yang panjang, maka prosedur tersebut harus dilakukan pengelolaan yang baik dan terintegrasi.
Bab ini tidak mencakup pelayanan sedasi di ICU untuk penggunaan ventilator dan alat invasive lainnya.
Karena tindakan bedah juga merupakan tindakan yang berisiko tinggi maka harus direncanakan dan dilaksanakan secara hati-hati.
Rencana prosedur operasi dan asuhan pascaoperasi dibuat berdasar atas pengkajian pasien dan didokumentasikan.
Bila rumah sakit memberikan pelayanan pembedahan dengan pemasangan implant, maka harus dibuat laporan jika terjadi ketidak berfungsinya alat tersebut dan proses tindak lanjutnya.
Standar pelayanan anestesi dan bedah berlaku di area manapun dalam rumah sakit yang menggunakan anestesi, sedasi ringan, sedang dan dalam, dan juga pada tempat dilaksanakannya prosedur pembedahan dan tindakan invasif lainnya yang membutuhkan persetujuan tertulis (informed consent).
Area ini meliputi ruang operasi rumah sakit, rawat sehari (ODC), poliklinik gigi, poliklinik rawat jalan, endoskopi, radiologi, gawat darurat, perawatan intensif, dan tempat lainnya.
Fokus pada standard ini mencakup:
- a.Pengorganisasian dan pengelolaan pelayanan sedasi dan anastesi.
- b.Pelayanan sedasi.
- c.Pelayanan anastesi.
- d.Pelayanan pembedahan.
Daftar standar
- PAB 1Rumah sakit menerapkan pelayanan anestesi, sedasi moderat dan dalam untuk memenuhi kebutuhan pasien sesuai dengan kapasitas pelayanan, standar profesi dan…3 EP
- PAB 2Rumah sakit menetapkan penanggung jawab pelayanan anestesi, sedasi moderat dan dalam adalah seorang dokter anastesi yang kompeten.3 EP
- PAB 3Pemberian sedasi moderat dan dalam dilakukan sesuai dengan regulasi dan ditetapkan rumah sakit.3 EP
- PAB 3.1Tenaga medis yang kompeten dan berwenang memberikan pelayanan sedasi moderat dan dalam serta melaksanakan monitoring.3 EP
- PAB 3.2Rumah sakit menetapkan panduan praktik klinis untuk pelayanan sedasi moderat dan dalam.3 EP
- PAB 4Profesional pemberi asuhan (PPA) yang kompeten dan telah diberikan kewenangan klinis pelayanan anestesi melakukan asesmen pra-anestesi dan prainduksi.3 EP
- PAB 5Risiko, manfaat, dan alternatif tindakan sedasi atau anestesi didiskusikan dengan pasien dan keluarga atau orang yang dapat membuat keputusan mewakili pasien…2 EP
- PAB 6Status fisiologis setiap pasien selama tindakan sedasi atau anestesi dipantau sesuai dengan panduan praktik klinis (PPK) dan didokumentasikan dalam rekam…2 EP
- PAB 6.1Status pasca anestesi pasien dipantau dan didokumentasikan, dan pasien dipindahkan/ditransfer/dipulangkan dari area pemulihan oleh PPA yang kompeten dengan…3 EP
- PAB 7Asuhan setiap pasien bedah direncanakan berdasar atas hasil pengkajian dan dicatat dalam rekam medis pasien.2 EP
- PAB 7.1Risiko, manfaat dan alternatif tindakan pembedahan didiskusikan dengan pasien dan atau keluarga atau pihak lain yang berwenang yang memberikan keputusan.…2 EP
- PAB 7.2Informasi yang terkait dengan operasi dicatat dalam laporan operasi dan digunakan untuk menyusun rencana asuhan lanjutan.2 EP
- PAB 7.3Rencana asuhan pascaoperasi disusun, ditetapkan dan dicatat dalam rekam medis.3 EP
- PAB 7.4Perawatan bedah yang mencakup implantasi alat medis direncanakan dengan pertimbangan khusus tentang bagaimana memodifikasi proses dan prosedur standar.4 EP
Template dokumen untuk bab PAB
12 template Word berikut termasuk dalam bonus paket AkrediRS, siap disesuaikan dengan fasilitas Anda.
Pedoman (1)
- PAB-002 Pedoman Pelayanan Anestesi dan Sedasi
Panduan (2)
- PAB-006 Panduan Pelayanan Sedasi Moderat dan dalam yang Seragam di Seluruh Lokasi
- PAB-017 Panduan Penggunaan Implan Bedah
SPO (9)
- PAB-007 SPO Pengkajian Prasedasi, Pemantauan Selama Sedasi dan Kriteria Pemulihan
- PAB-008 SPO Pengkajian Pra-Anestesi dan Prainduksi
- PAB-009 SPO Pemberian Informasi dan Persetujuan Tindakan Anestesi atau Sedasi
- PAB-010 SPO Pemantauan Status Fisiologis Selama Anestesi dan Pembedahan
- PAB-011 SPO Pemantauan Pasca Anestesi dan Kriteria Keluar Ruang Pulih
- PAB-012 SPO Pengkajian Prabedah dan Penegakan Diagnosis Praoperasi
- PAB-013 SPO Pemberian Informasi dan Persetujuan Tindakan Pembedahan
- PAB-015 SPO Rencana Asuhan Pascaoperasi
- PAB-018 SPO Pelacakan Implan Medis dan Penanganan Recall Implan