KPS — Kualifikasi dan Pendidikan Staf

KPS 2

Tanggung jawab tiap staf dituangkan dalam uraian tugas.

Maksud dan tujuan

Setiap staf yang bekerja di rumah sakit harus mempunyai uraian tugas. Pelaksanaan tugas, orientasi, dan evaluasi kinerja staf didasarkan pada uraian tugasnya. Uraian tugas juga dibutuhkan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan jika:

  • a)Tenaga medis dan tenaga kesehatan ditugaskan di bidang manajerial, misalnya kepala bidang, kepala unit.
  • b)Tenaga medis dan tenaga kesehatan yang melakukan dua tugas yaitu di bidang manajerial dan di bidang klinis, misalnya dokter spesialis bedah melakukan tugas manajerialnya sebagai kepala kamar operasi maka harus mempunyai uraian tugas sedangkan tugas klinisnya sebagai dokter spesialis bedah harus mempunyai Surat Penugasan Klinis (SPK) dan Rincian Kewenangan Klinis (RKK).
  • c)Tenaga medis dan tenaga kesehatan yang sedang mengikuti pendidikan dan bekerja dibawah supervisi, maka program pendidikan menentukan batasan kewenangan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dikerjakan sesuai dengan tingkat pendidikannya.
  • d)Tenaga medis dan tenaga kesehatan yang diizinkan untuk memberikan pelayanan sementara di rumah sakit; misalnya, perawat paruh waktu yang membantu dokter di poliklinik. Uraian tugas untuk standar ini berlaku bagi semua staf baik staf purnawaktu, staf paruh waktu, tenaga sukarela, atau sementara.

Elemen penilaian (2)

  1. a.

    Setiap staf telah memiliki uraian tugas sesuai dengan tugas yang diberikan.

    DW

    • Dokumen: Bukti uraian tugas staf sesuai dengan tugas yang diberikan.
    • Wawancara: Staf terkait
  2. b.

    Tenaga medis dan tenaga kesehatan yang diidentifikasi dalam a) hingga d) dalam maksud dan tujuan, memiliki uraian tugas yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

    DW

    • Dokumen: Bukti uraian tugas bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang diidentifikasi dalam a) hingga d) dalam maksud dan tujuan.
    • Wawancara: Tenaga medis dan tenaga kesehatan terkait

Kode bukti: R regulasi, D dokumen, O observasi, W wawancara, S simulasi. Cara menyiapkan tiap jenis bukti →