PMKP — Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

PMKP 9

Data laporan insiden keselamatan pasien selalu dianalisis setiap 3 (tiga) bulan untuk memantau ketika muncul tren atau variasi yang tidak diinginkan.

Maksud dan tujuan

Komite/Tim Penyelenggara Mutu melakukan analisa dan memantau insiden keselamatan pasien yang dilaporkan setiap triwulan untuk mendeteksi pola, tren serta mungkin variasi berdasarkan frekuensi pelayanan dan/atau risiko terhadap pasien. Laporan insiden dan hasil Investigasi baik investigasi komprehensif (RCA) maupun investigasi sederhana (simple RCA) harus dilakukan untuk setidaknya hal-hal berikut ini:

  • a)Semua reaksi transfusi yang sudah dikonfirmasi,
  • b)Semua kejadian serius akibat reaksi obat (adverse drug reaction) yang serius sesuai yang ditetapkan oleh rumah sakit,
  • c)Semua kesalahan pengobatan (medication error) yang signifikan sesuai yang ditetapkan oleh rumah sakit,
  • d)Semua perbedaan besar antara diagnosis pra- dan diagnosis pascaoperasi; misalnya diagnosis praoperasi adalah obstruksi saluran pencernaan dan diagnosis pascaoperasi adalah ruptur aneurisme aorta abdominalis (AAA),
  • e)Kejadian tidak diharapkan atau pola kejadian tidak diharapkan selama sedasi prosedural tanpa memandang cara pemberian,
  • f)Kejadian tidak diharapkan atau pola kejadian tidak diharapkan selama anestesi tanpa memandang cara pemberian,
  • g)Kejadian tidak diharapkan yang berkaitan dengan identifikasi pasien,
  • h)Kejadian-kejadian lain, misalnya infeksi yang berkaitan dengan perawatan kesehatan atau wabah penyakit menular.

Elemen penilaian (3)

  1. a.

    Proses pengumpulan data sesuai a) sampai h) dari maksud dan tujuan, analisis, dan pelaporan diterapkan untuk memastikan akurasi data.

    DW

    • Dokumen: Bukti pelaksanaan:
    • Dokumen: pengumpulan data insiden keselamatan pasien a)-h)
    • Dokumen: analisis insiden
    • Dokumen: pelaporan insiden keselamatan pasien
    • Wawancara: Komite/Tim Mutu
    • Wawancara: Kepala unit kerja
  2. b.

    Analisis data mendalam dilakukan ketika terjadi tingkat, pola atau tren yang tak diharapkan yang digunakan untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

    DW

    • Dokumen: Bukti RCA atau simple RCA ketika terjadi insiden dengan tingkat, pola atau tren yang tak diharapkan pada data a) -h).
    • Wawancara: Komite/Tim Mutu
    • Wawancara: Kepala unit kerja
  3. c.

    Data luaran (outcome) dilaporkan kepada direktur dan representatif pemilik/dewan pengawas sebagai bagian dari program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

    DW

    • Dokumen: Laporan Triwulan Program PMP kepada Direktur dan representasi pemilik juga memuat outcome Insiden Keselamatan pasien.
    • Wawancara: Representatif pemilik/dewan pengawas
    • Wawancara: Direktur
    • Wawancara: Komite/Tim Mutu
    • Wawancara: Kepala unit kerja

Kode bukti: R regulasi, D dokumen, O observasi, W wawancara, S simulasi. Cara menyiapkan tiap jenis bukti →