PPI — Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

PPI 11

Kebersihan tangan menggunakan sabun dan desinfektan adalah sarana efektif untuk mencegah dan mengendalikan infeksi.

Maksud dan tujuan

Kebersihan tangan, menggunakan alat pelindung diri, serta disinfektan adalah sarana efektif untuk mencegah dan mengendalikan infeksi. Oleh karena itu, harus tersedia di setiap tempat asuhan pasien yang membutuhkan barang ini. Rumah sakit menetapkan ketentuan tentang tempat di mana alat pelindung diri ini harus tersedia dan dilakukan pelatihan cara memakainya. Sabun, disinfektan, handuk/tissu, serta alat lainnya untuk mengeringkan ditempatkan di lokasi tempat cuci tangan dan prosedur disinfeksi tangan dilakukan.

Elemen penilaian (3)

  1. a.

    Rumah sakit telah menerapkan hand hygiene yang mencakup kapan, di mana, dan bagaimana melakukan cuci tangan mempergunakan sabun (hand wash) dan atau dengan disinfektan (hand rubs) serta ketersediaan fasilitas hand hygiene.

    OWS

    • Observasi: Penerapan 5 momen hand hygiene
    • Wawancara: Komite/Tim PPI
    • Wawancara: IPCN
    • Wawancara: Kepala Unit/Ruangan
    • Simulasi: Hand hygiene (Lihat SKP 5)
  2. b.

    Sabun, disinfektan, serta tissu/handuk sekali pakai tersedia di tempat cuci tangan dan tempat melakukan disinfeksi tangan.

    OW

    • Observasi: Ketersediaan sabun, disinfektan, serta tissu/handuk sekali pakai tersedia di tempat cuci tangan dan tempat melakukan disinfeksi tangan.
    • Wawancara: Komite/Tim PPI
    • Wawancara: IPCN
    • Wawancara: Kepala Unit/Ruangan
  3. c.

    Ada bukti pelaksanaan pelatihan hand hygiene kepada semua pegawai termasuk tenaga kontrak.

    DW

    • Dokumen: Bukti pelaksanaan pelatihan hand hygiene kepada semua pegawai termasuk tenaga kontrak
    • Wawancara: PPA
    • Wawancara: Staf Non Klinis

Kode bukti: R regulasi, D dokumen, O observasi, W wawancara, S simulasi. Cara menyiapkan tiap jenis bukti →