Sasaran Keselamatan Pasien
SKP — Sasaran Keselamatan Pasien
8 standar · 24 elemen penilaian
Gambaran umum
Sasaran Keselamatan Pasien wajib diterapkan di rumah sakit untuk mencegah terjadinya insiden keselamatan pasien serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan standar WHO Patient Safety (2007) yang digunakan juga oleh pemerintah. Tujuan SKP adalah untuk mendorong rumah sakit melakukan perbaikan-perbaikan yang menunjang tercapainya keselamatan pasien. Sasaran-sasaran dalam SKP menyoroti bidang-bidang yang bermasalah dalam pelayanan kesehatan, memberikan bukti dan solusi hasil konsensus yang berdasarkan nasihat para pakar serta penelitian berbasis bukti. Di Indonesia secara nasional untuk seluruh Fasilitas pelayanan Kesehatan, diberlakukan Sasaran Keselamatan Pasien Nasional yang terdiri dari:
- 1.Sasaran 1 mengidentifikasi pasien dengan benar;
- 2.Sasaran 2 meningkatkan komunikasi yang efektif;
- 3.Sasaran 3 meningkatkan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai
- 4.Sasaran 4 memastikan sisi yang benar, prosedur yang benar, pasien yang benar pada pembedahan/tindakan invasif;
- 5.Sasaran 5 mengurangi risiko infeksi akibat perawatan kesehatan; dan
- 6.Sasaran 6 mengurangi risiko cedera pasien akibat jatuh.
Daftar standar
- SKP 1Rumah sakit menerapkan proses untuk menjamin ketepatan identifikasi pasien.4 EP
- SKP 2Rumah sakit menerapkan proses untuk meningkatkan efektivitas komunikasi lisan dan/atau telepon di antara para profesional pemberi asuhan (PPA), proses…3 EP
- SKP 3Rumah sakit menerapkan proses untuk meningkatkan keamanan penggunaan obat yang memerlukan kewaspadaan tinggi (high alert medication) termasuk obat Look -…3 EP
- SKP 3.1Rumah sakit menerapkan proses untuk meningkatkan keamanan penggunaan elektrolit konsentrat.3 EP
- SKP 4Rumah sakit menetapkan proses untuk melaksanakan verifikasi pra operasi, penandaan lokasi operasi dan proses time-out yang dilaksanakan sesaat sebelum…4 EP
- SKP 5Rumah sakit menerapkan kebersihan tangan (hand hygiene) untuk menurunkan risiko infeksi terkait layanan kesehatan.2 EP
- SKP 6Rumah sakit menerapkan proses untuk mengurangi risiko cedera pasien akibat jatuh di rawat jalan.2 EP
- SKP 6.1Rumah sakit menerapkan proses untuk mengurangi risiko cedera pasien akibat jatuh di rawat inap.3 EP
Template dokumen untuk bab SKP
15 template Word berikut termasuk dalam bonus paket AkrediRS, siap disesuaikan dengan fasilitas Anda.
Panduan (6)
- SKP-002 Panduan Identifikasi Pasien
- SKP-004 Panduan Komunikasi Efektif Antar Profesional Pemberi Asuhan
- SKP-010 Panduan Pengelolaan Obat Kewaspadaan Tinggi (High Alert) dan Obat Nama-Rupa Mirip (Look-Alike Sound-Alike)
- SKP-012 Panduan Koreksi Hipokalemia, Hiponatremia dan Hipofosfatemia
- SKP-014 Panduan Keselamatan Operasi dan Tindakan Invasif
- SKP-018 Panduan Pencegahan Pasien Jatuh
Program Kerja (1)
- SKP-017 Program Kerja Kepatuhan Kebersihan Tangan
SPO (8)
- SKP-003 SPO Identifikasi Pasien dan Pemasangan Gelang Identitas
- SKP-005 SPO Komunikasi Instruksi Lisan dan Melalui Telepon (Tulis, Baca Ulang, Konfirmasi)
- SKP-007 SPO Pelaporan Hasil Kritis Pemeriksaan Penunjang Diagnostik
- SKP-008 SPO Serah Terima (Handover) Pasien antar Shift, antar Unit dan antar PPA
- SKP-015 SPO Verifikasi Praoperasi dan Penandaan Lokasi Operasi (Site Marking)
- SKP-016 SPO Time-Out dan Penggunaan Daftar Tilik Keselamatan Operasi (Surgical Safety Checklist)
- SKP-019 SPO Skrining dan Intervensi Risiko Jatuh Pasien Rawat Jalan
- SKP-020 SPO Pengkajian, Pengkajian Ulang dan Intervensi Risiko Jatuh Pasien Rawat Inap