KE — Komunikasi dan Edukasi

KE 5

Metode edukasi dipilih dengan mempertimbangkan nilai yang dianut serta preferensi pasien dan keluarganya, untuk memungkinkan terjadinya interaksi yang memadai antara pasien, keluarga pasien dan staf.

Maksud dan tujuan

Proses edukasi akan berlangsung dengan baik bila menggunakan metode yang tepat. Pemahaman tentang kebutuhan edukasi pasien serta keluarganya akan membantu rumah sakit untuk memilih edukator dan metode edukasi yang sesuai dengan nilai dan preferensi dari pasien dan keluarganya, serta mengidentifikasi peran pasien/keluarga. Dalam proses edukasi pasien dan keluarga didorong untuk bertanya/berdiskusi agar dapat berpartisipasi dalam proses asuhan. Materi edukasi yang diberikan harus selalu diperbaharui dan dapat dipahami oleh pasien dan keluarga. Pasien dan keluarga diberi kesempatan untuk berinteraksi aktif sehingga mereka dapat memberikan umpan balik untuk memastikan bahwa informasi dimengerti dan bermanfaat untuk diterapkan. Edukasi lisan dapat diperkuat dengan materi tertulis agar pemahaman pasien meningkat dan sebagai referensi untuk bahan edukasi selanjutnya. Rumah sakit harus menyediakan penerjemah sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarga. Bila di rumah sakit tidak ada petugas penerjemah maka dapat dilakukan kerja sama dengan pihak ketiga diluar rumah sakit.

Elemen penilaian (5)

  1. a.

    Rumah sakit memiliki proses untuk memastikan bahwa pasien dan keluarganya memahami edukasi yang diberikan.

    D

    • Dokumen: Bukti pelaksanaan verifikasi untuk memastikan bahwa pasien dan keluarganya paham edukasi yang diberikan, melalui wawancara
  2. b.

    Proses pemberian edukasi didokumentasikan dalam rekam medik sesuai dengan metode edukasi yang dapat diterima pasien dan keluarganya.

    D

    • Dokumen: Bukti dalam rekam medik tentang pelaksanaan edukasi yang sesuai dengan metode edukasi yang dapat diterima pasien dan keluarganya.
  3. c.

    Materi edukasi untuk pasien dan keluarga selalu tersedia dan diperbaharui secara berkala.

    DW

    • Dokumen: Bukti berupa materi edukasi untuk pasien dan keluarga yang selalu tersedia dan diperbaharui secara berkala.
    • Wawancara: Tim PKRS
  4. d.

    Informasi dan edukasi disampaikan kepada pasien dan keluarga dengan menggunakan format yang praktis dan dengan bahasa yang dipahami pasien dan keluarga.

    D

    • Dokumen: Bukti bahwa informasi dan edukasi yang disampaikan kepada pasien dan keluarga, menggunakan format yang praktis dan dengan bahasa yang dipahami pasien dan keluarga.
  5. e.

    Rumah sakit menyediakan penerjemah (bahasa dan bahasa isyarat) sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarga.

    D

    • Dokumen: Bukti daftar penerjemah (bahasa dan bahasa isyarat) sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarga.

Kode bukti: R regulasi, D dokumen, O observasi, W wawancara, S simulasi. Cara menyiapkan tiap jenis bukti →