5. KMPP – Manajerial

BAB V. Kepemimpinan dan Manajemen Program/Upaya Puskesmas (KMPP)

Standar : 5.1. Tanggung jawab Pengelolaan Program/upaya Puskesmas
Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas bertanggung jawab terhadap efktivitas dan efisiensi kegiatan program sejalan dengan tujuan program, tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas





Kriteria : 5.1.1. Penanggungjawab program memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan melakukan peningkatan kompetensi agar dapat mengelola program sesuai dengan tujuan yang harus dicapai.
Maksud dan Tujuan :

  • Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas harus kompeten untuk mengelola program, agar program dikelola dan dilaksanakan tepat tujuan, tepat sasaran, dan tepat waktu. Penanggungjawab program harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai dengan pedoman yang menjadi acuan dalam pengelolaan dan pelaksanaan program.
  • Upaya peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui pelatihan-pelatihan atau pendidikan yang dipersyaratkan sebagai Penanggungjawab program.

Elemen Penilaian

  1. Kepala Puskesmas menetapkan persyaratan kompetensi Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas sesuai dengan pedoman program.
  2. Kepala Puskesmas menetapkan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas sesuai dengan persyaratan kompetensi.
  3. Kepala Puskesmas melakukan analisis kompetensi terhadap Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas
  4. Kepala Puskesmas menindaklanjuti hasil analisis kompetensi tersebut untuk peningkatan kompetensi Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas

Kriteria : 5.1.2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program yang baru ditugaskan di Puskesmas harus mengikuti kegiatan orientasi pelaksanaan program agar memahami tugas pokok dan tanggung jawab.

 

Maksud dan Tujuan :

Kegiatan orientasi diperlukan bagi Penanggungjawab dan pelaksana program yang baru ditugaskan agar dapat memahami program yang menjadi tanggung jawab mereka, keterkaitan dengan program Puskesmas yang lain, maupun keterkaitan dengan keseluruhan tugas pokok dan fungsi Puskesmas.

 

Elemen Penilaian

  1. Kepala Puskesmas mewajibkan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas maupun pelaksana program yang baru ditugaskan untuk mengikuti kegiatan orientasi
  2. Kepala Puskesmas menetapkan kerangka acuan kegiatan orientasi untuk Penanggungjawab maupun pelaksana program yang baru ditugaskan
  3. Kegiatan orientasi untuk Penanggungjawab dan pelaksana program yang baru ditugaskan dilaksanakan sesuai dengan kerangka acuan.
  4. Kepala Puskesmas melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan orientasi Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program yang baru

Kriteria : 5.1.3. Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas menetapkan tujuan program dan tata nilai dalam pelaksanaan program yang dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait dan kepada sasaran program

Maksud dan Tujuan :

  • Agar program dapat dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan memenuhi kebutuhan dan harapan sasaran program, maka Kepala Puskesmas perlu menetapkan tujuan program yang mengacu pada pedoman yang ada.
  • Tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan program perlu disepakati bersama oleh Kepala Puskesmas, Penanggungjawab program, pelaksana program, dengan memperhatikan tata nilai budaya yang berlaku di masyarakat.
  • Tujuan dan tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan program dikomunikasikan kepada lintas program dan lintas sector terkait agar mereka dapat optimal berperan dalam pelaksanaan kegiatan program. Pihak terkait adalah sector-sektor terkait yang ikut berperan dalam penyelenggaraan program.

Elemen Penilaian

  1. Ada kejelasan tujuan, sasaran program, dan tata nilai program yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas.
  2. Tujuan program, sasaran program, dan tatanilai dalam pelaksanaan program dikomunikasikan kepada pelaksana program, sasaran program, lintas program dan lintas sector terkait
  3. Dilakukan evaluasi terhadap penyampaian informasi yang diberikan kepada sasaran program, pelaksana, lintas program dan lintas sector terkait untuk memastikan informasi tersebut dipahami dengan baik.

Kriteria : 5.1.4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan, pencapaian kinerja program, pelaksanaan program, dan penggunaan sumber daya, melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif.

Maksud dan Tujuan :

  • Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan dan dukungan bagi pelaksana program dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Arahan dapat dilakukan dalam bentuk pembinaan, pendampingan, pertemuan-pertemuan, maupun konsultasi dalam pelaksanaan kegiatan program.
  • Komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor diperlukan untuk keberhasilan pencapaian kinerja program antara lain melalui forum minilokakarya, pertemuan koordinasi di kecamatan, maupun forum yang lain

Elemen Penilaian

  1. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan pembinaan kepada pelaksana program dalam melaksanakan kegiatan program
  2. Pembinaan meliputi penjelasan tentang tujuan program, tahapan pelaksanaan kegiatan program, dan tehnis pelaksanaan kegiatan program berdasarkan pedoman yang berlaku.
  3. Pembinaan dilakukan secara periodik sesuai dengan jadual yang disepakati dan pada waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan.
  4. Penanggungjawab program mengkomunikasikan tujuan, tahapan pelaksanaan kegiatan program, penjadualan kepada lintas program dan lintas sektor terkait
  5. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan program kepada lintas program dan lintas sektor terkait.
  6. Ada kejelasan peran lintas program dan lintas sektor terkait yang disepakati bersama dan sesuai pedoman penyelenggaraan program
  7. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor

Kriteria : 5.1.5. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas mengupayakan minimalisasi risiko pelaksanaan kegiatan program terhadap lingkungan.

Maksud dan Tujuan :

  • Pelaksanaan kegiatan program dapat memberikan risiko terhadap lingkungan. Risiko terhadap lingkungan perlu diidentifikasi oleh Penanggungjawab dan pelaksana program untuk mengupayakan langkah-langkah pencegahan dan/atau minimalisasi risiko pelaksanaan kegiatan program terhadap lingkungan.
  • Yang termasuk risiko terhadap lingkungan adalah: gangguan terhadap kondisi fisik, seperti kebisingan, suhu, kelembaban, pencahayaan, cuaca, bahan beracun/berbahaya, limbah medis, sampah infeksius.

Elemen Penilaian

  1. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan identifikasi kemungkinan terjadinya risiko terhadap lingkungan dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan program
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program melakukan analisis risiko
  3. Penanggungjawab program dan pelaksana program merencanakan upaya pencegahan dan minimalisasi risiko
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program melakukan upaya pencegahan dan minimalisasi risiko
  5. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan dan minimalisasi risiko.
  6. Jika terjadi kejadian yang tidak diharapkan akibat risiko dalam pelaksanaan kegiatan program, dilakukan minimalisasi akibat risiko, dan kejadian tersebut dilaporkan oleh Kepala Puskesmas kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Kriteria : 5.1.6. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas memfasilitasi pemberdayaan masyarakat dan sasaran program dalam mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi Program.

Maksud dan Tujuan :

  • Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja, perlu dilakukan fasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang merupakan salah satu fungsi Puskesmas. Fungsi tersebut tercermin dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan program.
  • Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan mulai dari pelaksanaan survei mawas diri, perencanaan program kegiatan, monitoring dan evaluasi program.
  • Dalam memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan, dapat dilakukan komunikasi dengan berbagai media yang tersedia di masyarakat, baik leaflet, brosur, lembar balik, dan pertemuan-pertemuan yang dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat.
  • Kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan kebijakan, kerangka acuan, dan prosedur yang jelas.

Elemen Penilaian

  1. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan yang mewajibkan Penanggungjawab program dan pelaksana program untuk memfasilitasi peran serta masyarakat dan sasaran program dalam survey mawas diri, perencanaan program, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi pelaksanaan progam.
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas menyusun rencana, kerangka acuan, dan prosedur pemberdayaan masyarakat.
  3. Ada keterlibatan masyarakat dalam survey mawas diri, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan program.
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan komunikasi dengan masyarakat dan sasaran program, melalui media komunikasi yang ditetapkan.
  5. Adanya kegiatan program yang bersumber dari swadaya masyarakat serta kontribusi swasta.





“Standar : 5.2. Perencanaan Program
Perencanaan program disusun berdasarkan perencanaan Puskesmas dan mengacu pada pedoman program untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

Kriteria : 5.2.1. Rencana kegiatan program terintegrasi dengan rencana program yang lain disusun dalam proses perencanaan Puskesmas dengan indikator kinerja yang jelas, dan mencerminkan visi, misi, dan tujuan Puskesmas.

Maksud dan Tujuan :

  • Agar pelaksanaan program dapat dilaksanakan dengan lancar dan mencapai tujuan program, perlu disusun rencana program dengan indikator kinerja yang jelas.
  • Perencanaan program dilakukan bersama dengan program yang lain secara terintegrasi melalui tahapan perencanaan Puskesmas, yaitu penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) untuk tahun anggaran mendatang, dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) untuk tahun berjalan
  • Penyusunan RUK perlu memperhatikan waktu pelaksanaan musrenbang desa dan musrenbang kecamatan.
  • Anggaran untuk pelaksanaan kegiatan dapat bersumber dari APBN, APBD, peran serta swasta, dan swadaya masyarakat

Elemen Penilaian

  1. Rencana program untuk tahun mendatang terintegrasi dalam RUK Puskesmas
  2. Rencana program untuk tahun berjalan terintegrasi dalam RPK Puskesmas
  3. Ada kejelasan sumber pembiayaan program baik pada RUK maupun RPK yang bersumber dari APBN, APBD, swasta, dan swadaya masyarakat.
  4. Kerangka Acuan Program disusun oleh Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas
  5. Jadual kegiatan program disusun oleh Penanggungjawab program dan pelaksana program.

Kriteria : 5.2.2. Perencanaan kegiatan program disusun berdasarkan kebutuhan sasaran program dan pihak-pihak terkait untuk peningkatan status kesehatan masyarakat.

Maksud dan Tujuan :

Agar program diterima oleh masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan sasaran program, maka rencana pelaksanaan kegiatan program perlu memerhatikan hasil-hasil analisis kebutuhan dan harapan masyarakat dan/atau sasaran program

Elemen Penilaian

  1. Kajian kebutuhan masyarakat (community health analysis) dilakukan
  2. Kajian kebutuhan dan harapan sasaran program dilakukan
  3. Kepala Puskesmas, Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas membahas hasil kajian kebutuhan masyarakat, dan hasil kajian kebutuhan dan harapan sasaran program dalam penyusunan RUK
  4. Kepala Puskesmas, Penanggungjawab program membahas hasil kajian kebutuhan masyarakat, dan hasil kajian kebutuhan dan harapan sasaran program dalam penyusunan RPK
  5. Jadual pelaksanaan kegiatan program dilaksanakan dengan memerhatikan usulan masyarakat atau sasaran program.

Kriteria : 5.2.3. Perencanaan kegiatan program yang sedang dilaksanakan dapat direvisi bila perlu, sesuai dengan perubahan kebijakan pemerintah dan/atau perubahan kebutuhan masyarakat atau sasaran program, serta usulan-usulan perbaikan yang rasional. Penanggungjawab wajib memonitor pencapaian program, dan proses pelaksanaan serta mengambil langkah tindak lanjut untuk perbaikan.

Maksud dan Tujuan :

  • Perubahan rencana kegiatan dimungkinkan apabila terjadi perubahan kebijakan pemerintah dan/atau perubahan kebutuhan masyarakat dan sasaran program, maupun hasil monitoring dan pencapaian program.
  • Perubahan rencana kegiatan dapat memerhatikan usulan-usulan dari pelaksana program, lintas program, dan lintas sektor terkait.
  • Revisi terhadap rencana harus dilakukan dengan alasan yang tepat sebagai upaya pencapaian yang optimal dari kinerja.

Elemen Penilaian

  1. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan program
  2. Pelaksanaan monitoring dilakukan dengan prosedur yang jelas
  3. Dilakukan pembahasan terhadap hasil monitoring oleh Kepala Puskesmas, Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program.
  4. Dilakukan penyesuaian rencana kegiatan program oleh Kepala Puskesmas, Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas, lintas program dan lintas sector terkait berdasarkan hasil monitoring, dan jika ada perubahan yang perlu dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat atau sasaran program.
  5.  Pembahasan untuk perubahan rencana kegiatan program dilakukan berdasarkan prosedur yang jelas.
  6. Keseluruhan proses dan hasil monitoring didokumentasikan
  7. Keseluruhan proses dan hasil pembahasan perubahan rencana kegiatan didokumentasikan.

Standar : 5.3. Pengorganisasian Program
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana dipandu dengan uraian tugas dan kewenangan yang jelas.

Kriteria : 5.3.1. Uraian tugas Penanggungjawab program, dan pelaksana program ditetapkan oleh Kepala Puskesmas.

Maksud dan Tujuan :

  • Agar Penanggungjawab Progam/Upaya Puskesmas dan pelaksana program dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dalam mencapai tujuan program, perlu disusun uraian tugas yang jelas yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas.
  • Uraian tugas meliputi tugas paling tidak berisi: tugas, tanggung jawab, dan kewenangan, dengan kejelasan tentang tugas pokok dan tugas integrasi.
  • Uraian tugas harus dipahami oleh pengemban tugas.

Elemen Penilaian

  1. Ada uraian tugas Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas
  2. Ada uraian tugas pelaksana program yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas
  3. Uraian tugas berisi tugas, tanggung jawab, dan kewenangan
  4. Uraian tugas meliputi tugas pokok dan tugas integrasi
  5. Uraian tugas disosialisasikan kepada pengemban tugas
  6. Dokumen uraian tugas didistribusikan kepada pengemban tugas.
  7. Uraian tugas disosialisasikan kepada lintas program terkait

 

Kriteria : 5.3.2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian tugas.

Maksud dan Tujuan :

  • Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sesuai uraian tugas akan menjamin pelaksanaan program sesuai dengan pedoman dan mencapai hasil kinerja yang diharapkan.
  • Pelaksanaan tugas sesuai dengan uraian tugas memberikan jaminan hukum bagi Penanggungjawab dan pelaksana program 

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas melakukan monitoring terhadap Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dalam melaksanakan tugas berdasarkan uraian tugas
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan monitoring terhadap pelaksana program dalam melaksanakan tugas berdasarkan uraian tugas.
  3. Jika terjadi penyimpangan terhadap pelaksanaan uraian tugas oleh Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas, Kepala Puskesmas melakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoring
  4. Jika terjadi penyimpangan terhadap pelaksanaan uraian tugas oleh pelaksana program, Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoring.

 

Kriteria : 5.3.3. Uraian tugas dikaji ulang secara reguler dan jika perlu dilakukan perubahan 

Maksud dan Tujuan : Untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan/atau sasaran program serta perubahan regulasi, uraian tugas Penanggungjawab dan pelaksana program perlu dikaji ulang secara periodik.

Elemen Penilaian :

1. Periode untuk melakukan kajian ulang terhadap uraian tugas ditetapkan oleh Kepala Puskesmas
2. Dilaksanakan kajian ulang terhadap uraian sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh penangung jawab program dan pelaksana program
3. Jika berdasarkan hasil kajian perlu dilakukan perubahan terhadap uraian tugas, maka dilakukan revisi terhadap uraian tugas.
4. Perubahan uraian tugas ditetapkan oleh Kepala Puskesmas berdasarkan usulan dari Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas sesuai hasil kajian.

 




Standar : 5.4. Komunikasi dan Koordinasi
Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas membina komunikasi dan tatahubungan kerja lintas program dan lintas sector untuk pelaksanaan dan keberhasilan program

Kriteria : 5.4.1. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas membina tata hubungan kerja dengan pihak terkait baik lintas program, maupun lintas sektoral.

Maksud dan Tujuan :

  1. Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat hanya dilakukan oleh sektor kesehatan sendiri, program kesehatan perlu didukung oleh sektor di luar kesehatan, demikian juga pembangunan berwawasan kesehatan harus dipahami oleh sektor terkait.
  2. Pembinaan, komunikasi, dan koordinasi perlu ditetapkan dengan prosedur yang jelas, melalui mekanime lokakarya mini bulanan untuk lintas program, dan lokakarya mini tribulan untuk lintas sektor, atau mekanisme koordinasi yang lain.

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas bersama dengan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas mengidentifikasi pihak-pihak terkait baik lintas program maupun lintas sector untuk berperan serta aktif dalam pengelolaan dan pelaksanaan program.
  2. Penanggungjawab program bersama dengan lintas program mengidentifikasi peran masing-masing lintas program terkait
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas bersama dengan lintas sektor mengidentifikasi peran masing-masing lintas sector terkait.
  4. Peran lintas program dan lintas sektor didokumentasikan dalam kerangka acuan program.
  5. Komunikasi lintas program dan lintas sector dilakukan melalui pertemuan lintas program dan pertemuan lintas sector.

 

Kriteria : 5.4.2.Dilakukan komunikasi dan koordinasi yang jelas dalam pengelolaan Program

Maksud dan Tujuan :
Proses maupun hasil pengelolaan program dikomunikasikan oleh Penanggungjawab program kepada pelaksana program serta lintas program dan lintas sector terkait agar ada kesamaan persepsi untuk efektivitas pelaksanaan program.

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur komunikasi dan koordinasi program
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan komunikasi kepada pelaksana, lintas program terkait, dan lintas sektor terkait
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program melakukan koordinasi untuk tiap kegiatan program kepada lintas program terkait, lintas sector terkait, dan sasaran program.
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan program.

Standar : 5.5. Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Program:
Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur dalam pelaksanaan program

Kriteria : 5.5.1. Peraturan, Kebijakan, kerangka acuan, prosedur pengelolaan program yang menjadi acuan pengelolaan dan pelaksanaan program ditetapkan, dikendalikan dan didokumentasikan.

Maksud dan Tujuan :

  • Agar pengelolaan dan pelaksanaan program sesuai dengan tujuan dan pentahapan yang direncanakan, maka harus jelas peraturan, kebijakan, kerangka acuan, prosedur yang dijadikan sebagai acuan
  • Peraturan yang dipedomani, kebijakan, kerangka acuan dan prosedur yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas harus didokumentasikan.
  • Format-format dokumen yang digunakan dalam pengelolaan program harus ditetapkan
  • Kegiatan pengelolaan dan pelaksanaan program harus dicatat. Catatan hasil pengelolaan dan pelaksanaan program harus dikendalikan.
  • Pengendalian dokumen meliputi: penomoran, tanggal terbit, catatan tentang revisi, pemberlakuan, dan tanda tangan Kepala Puskesmas.

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas menetapkan peraturan, kebijakan, dan prosedur yang menjadi acuan pengelolaan dan pelaksanaan program
  2. Peraturan, kebijakan, prosedur, dan format-format dokumen yang digunakan dikendalikan.
  3. Peraturan yang menjadi acuan program dikendalikan sebagai dokumen eksternal yang diberlakukan
  4. Catatan atau rekaman yang merupakan hasil pelaksanaan kegiatan program disimpan dan dikendalikan.

 

Kriteria : 5.5.2. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur evaluasi kepatuhan terhadap peraturan,kerangka acuan, prosedur dalam pengelolaan dan pelaksanaan program
Maksud dan Tujuan :

  • Agar program mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan, maka pengelola dan pelaksana program perlu mematuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan
  • Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku perlu dimonitor dan dievaluasi sesuai dengan kebutuhan

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan monitoring kesesuaian pengelolaan dan pelaksanaan program terhadap kerangka acuan, rencana kegiatan program, dan prosedur pelaksanaan kegiatan program.
  2. Kepala Puskesmas menetapkan prosedur monitoring.
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas memahami kebijakan dan prosedur monitoring
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melaksanakan monitoring sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  5. Kebijakan dan prosedur monitoring program dievaluasi setiap tahun.

 

Kriteria : 5.5.3. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur evaluasi kinerja program yang dilaksanakan oleh Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas.
Maksud dan Tujuan :

  • Agar program mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan, maka kepala Puskesmas dan Penanggungjawab program perlu melakukan evaluasi kinerja program
  • Ketentuan yang berupa kebijakan dan prosedur penilaian kinerja perlu ditetapkan untuk memperlancar kegiatan penilaian kinerja program.

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan evaluasi kinerja program,
  2. Kepala Puskesmas menetapkan prosedur evaluasi kinerja program
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas memahami kebijakan dan prosedur evaluasi kinerja program
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melaksanakan evaluasi kinerja program secara periodik sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  5. Kebijakan dan prosedur evaluasi program dievaluasi setiap tahun.

 

Standar : 5.6. Akuntabilitas pengelolaan dan pelaksanaan program
Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas menunjukkan akuntabiltas dalam pengelolaan dan pelaksanaan program

Kriteria : 5.6.1. Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan monitoring program secara periodik.

Maksud dan Tujuan :

  • Monitoring dalam proses pengelolaan dan pelaksanaan program perlu dilakukan secara periodik oleh Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas untuk menjaga agar pelaksanaan kegiatan program sesuai dengan kerangka acuan dan rencana yang disusun, dan mencapai sasaran program dan target yang ditetapkan.

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan monitoring sesuai dengan prosedur yang ditetapkan
  2. Hasil monitoring ditindak lanjuti untuk perbaikan dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan program.
  3. Hasil monitoring dan tindak lanjut perbaikan didokumentasikan.

 

Kriteria : 5.6.2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas menunjukkan akuntabilitas dalam mengelola dan melaksanakan program, dan memberikan pengarahan kepada pelaksana sesuai dengan tata nilai, visi, misi, tujuan Puskesmas, dan tata nilai Program.
Maksud dan Tujuan :

  1. Akuntabilitas merupakan bentuk tanggung jawab Penanggungjawab Program dalam melaksanakan program kegiatan, sesuai dengan rencana yang disusun.
  2. Akuntabilitas ditunjukkan dalam pencapaian kinerja dengan menggunakan indikator-indikator program yang telah ditetapkan dalam Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP). Penanggungjawab program mempunyai kewajiban untuk mempertanggung jawabkan pencapaian kinerja program kepada Kepala Puskesmas dan melakukan tindak lanjut untuk perbaikan.
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan pada pelaksana program untuk menjamin keberhasilan program.

Elemen Penilaian :

  1. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas memberikan arahan kepada pelaksana program untuk pelaksanaan kegiatan program.
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan kajian secara periodik terhadap pencapaian kinerja program.
  3. Penanggungjawab program bersama pelaksana program melakukan tindak lanjut terhadap hasil penilaian kinerja program
  4. Hasil kajian dan tindak lanjut didokumentasikan dan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas.
  5. Dilakukan pertemuan untuk membahas hasil penilaian kinerja program bersama dengan Kepala Puskesmas.

Kriteria : 5.6.3. Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan pertemuan penilaian kinerja program secara periodik

Maksud dan Tujuan :

  • Kepala Puskesmas bersama Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas perlu melakukan penilaian terhadap pencapaian kinerja program secara periodik, paling sedikit dua kali setahun.
  • Penilaian kinerja dimaksudkan untuk menunjukkan akuntabilitas dalam pengelolaan dan pelaksanaan program, dan melakukan perbaikan jika hasil penilaian kinerja tidak mencapai target yang diharapkan.
  • Penilaian tersebut dilakukan dalam rapat Kepala Puskesmas bersama dengan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas dan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan penilaian kinerja program sesuai dengan kebijakan dan prosedur penilaian kinerja program
  2. Dilaksanakan pertemuan penilaian kinerja paling sedikit dua kali setahun
  3. Hasil penilaian kinerja ditindaklanjuti, didokumentasikan, dan dilaporkan
Standar : 5.7. Hak dan kewajiban sasaran program
Ada kejelasan hak dan kewajiban sasaran program

Kriteria : 5.7.1. Hak dan kewajiban sasaran program ditetapkan dan disosialisasikan kepada sasaran program serta semua pihak yang terkait, dan dilaksanakan dalam pelaksanaan program.

Maksud dan Tujuan :

  • Program-program di Puskesmas bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat pada umumnya, dan sasaran program pada khususnya.
  • Hak dan kewajiban sasaran program harus ditetapkan, dan menjadi pertimbangan dalam pengelolaan dan pelaksanaan program, sehingga terwujud proses pemberdayaan masyarakat sesuai dengan tujuan Puskesmas. 

Elemen Penilaian :

  1. Kepala Puskesmas menetapkan hak dan kewajiban sasaran program sesuai dengan kerangka acuan,
  2. Hak dan kewajiban sasaran program dikomunikasikan kepada sasaran, pelaksana program, lintas program dan lintas sektor terkait.

Kriteria : 5.7.2. Ada aturan yang jelas yang mengatur perilaku Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas, dan pelaksana program dalam proses pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan program. Aturan tersebut mencerminkan tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas serta tujuan Program.
Maksud dan Tujuan :

  • Perlu disusun aturan (code of conduct) yang mengatur perilaku Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program yang sesuai dengan tata nilai, visi, misi, tujuan Puskesmas, serta tujuan program.
  • Adanya aturan tersebut akan mengarahkan Penanggungjawab program dan pelaksana program dalam memberikan pelayanan kepada sasaran program

Elemen Penilaian

  1. Kepala Puskesmas menentukan aturan, tata nilai dan budaya dalam pelaksanaan program yang disepakati bersama dengan Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program
  2. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program memahami aturan tersebut
  3. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana program melaksanakan aturan tersebut
  4. Penanggungjawab Program/Upaya Puskesmas melakukan tindak lanjut jika terjadi pelaksana program melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan tersebut.